Merasa Tidak Terima Di ancam Dengan Sebilah Parang SB Melaporkan ST Kepada Pihak Kepolisian

Merasa Tidak Terima Di ancam Dengan Sebilah Parang SB Melaporkan ST Kepada Pihak Kepolisian

Setelah itu pelaku mendengar ada keributan dan pelaku menanyaka kepada korban dengan baik-baik ada apa ini,kemudian korban mengeluarkan kata-kata kepada pelaku bahwa motor, maupun barang -barang seperti kulkas saja bisa beli kenapa angsuran kredit koperasi tidak mau bayar, spontan pelaku emosi dan mengejar korban serta mengancam akan memotong korban dengan parang.akibat dari kejadian tersebut korban merasa tidak puas dan melapor ke kantor kepolisian sektor Sirimau.

Polresta P. Ambon & P. P. Lease - Bhabinkamtibmas kel.pankas Bripka Salim mualim melaksanakan giat Problem Solving / penyelesaian masalah tindak pidana pengancaman yang di lakukan pelaku kepada korban : A,n :

Sugeng barry, 53 THN, Islam, wiraswasta, Kampung tomia RT.001/RW.008 kel.pankas kec.sirimau ( Pelaku )

Stevanus Telussa, 33 THN, Kristen, Wiraswata, Wapirit RT.00/RW.00 Desa waimital kecamatan kairatu kab.seram bagian barat. ( Korban )

Kronologi kejadian berawal korban datang ke kampung tomia tepatnya di rumah pelaku Rt 001/008 guna bertemu dengan istri pelaku tujuanya untuk melakukan penagihan angsuran kredit koperasi,yang mana istri pelaku mengambil uang kredit di koperasi simpan pinjam tanpa memberitahukan kepada suaminya sendiri,saat beberapa kali korban melakukan penagihan, istri pelaku selalu menghindar dan tidak punya itikad baik untuk membayar angsuran kredit tersebut dengan alasan belum punya uang dan akhirnya terjadi adu mulut.

Setelah itu pelaku mendengar ada keributan dan pelaku menanyaka kepada korban dengan baik-baik ada apa ini,kemudian korban mengeluarkan kata-kata kepada pelaku bahwa motor, maupun barang -barang seperti kulkas saja bisa beli kenapa angsuran kredit koperasi tidak mau bayar, spontan pelaku emosi dan mengejar korban serta mengancam akan memotong korban dengan parang.akibat dari kejadian tersebut korban merasa tidak puas dan melapor ke kantor kepolisian sektor Sirimau.

dari kejadian dan laporan masyarakat tersebut bhabinkamtibmas tindakan yang di ambil oleh bhabinkamtibmas yaitu menghadirkan kedua belah pihak untuk menmediasi masalah antara kedua belah pihak

Hasil yang dicapai dari mediasi tersebut 

1. pihak II ( dua) korban serta pihak I (pertama) pelaku bersedia menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

2.pihak pertama dan pihak kedua saling memaafkan, dan bersepakat bahwa permasalahan tindak pidana pengancaman tersebut telah dianggap selesai serta tidak di proses hukum sampai ketingkat pengadilan.

Bhabinkamtibmas Kel, pankas menghimbau kepada kedua belah pihak agar selalu menjaga hubungan silaturahmi yang baik serta menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan kampung tomia khususya kel.pandan kasturi kec.sirimau kota Ambon .

Bagikan ke teman kamu